Logo SMP Negeri 20 Kendari
Website Resmi

SMP NEGERI 20 KENDARI

"Unggul dalam Prestasi, Terpuji dalam Budi Pekerti"

NPSN: 69763288 Akreditasi: A (2021) Kurikulum 2013
INFO
Selamat datang di Website Resmi SMP Negeri 20 Kendari  |  Tahun Pelajaran 2025/2026  |  Daftar PPDB Online sudah dibuka  |  Jadwal Ujian Tengah Semester tersedia di menu Akademik  |  Mari bersama wujudkan generasi berakhlak mulia dan berprestasi
Tujuh SMPN Terima Bantuan Fasilitas Pendidikan
21
Oct 2025
Berita

Tujuh SMPN Terima Bantuan Fasilitas Pendidikan

Pwned Berita 21 October 2025
KendariNews.com, Kendari — Fasilitas pendidikan adalah salah satu bagian penting yang perlu diperhatikan. Keberadaan sarana dan prasarana ini, akan mendukung terwujudnya proses belajar-mengajar yang kondusif. Menyadari hal itu, Pemkot Kendari intens meningkatkan sarana edukasi setiap tahunnya.

Tahun 2015 ini, tujuh sekolah memperoleh penambahan gedung dan perlengkapan belajar. Itu ditandai dengan peresmian fasilitas sekolah yang terpusat di SMPN 15 Kendari oleh Wali Kota Kendari H. Asrun, M.Eng, Kamis (27/8) lalu.

Penambahan fasilitas itu, kata Asrun, diharapkan bisa diikuti dengan pengkatan mutu pendidikan di metro. Sebab tujuan utama pengalokasian anggaran untuk infrastruktur pendidikan yang utama adalah mempercepat perwujudan Kota Kendari sebagai Smart City yang harus ditopang oleh Sumber Daya Manusia yang handal.

“Saya selalu berprinsip penyediaan sarana dan prasana adalah modal untuk memacu pembangunan disemua sektor, makanya kalau ada anggaran selalu kita maksimalkan untuk pembangunan itu,” terangnya.

Adapun tujuh sekolah yang menerima bantuan pembangunan infrastruktur laboratorium, perpustakaan dan ruang kelas belajar adalah SMPN 6, SMPN 10, SMPN 12, SMPN 14, SMPN 15, SMPN 17 dan SMPN 20 Kendari. Menurut Alumnus Universitas Brawijaya Malang itu, ke tujuh SMPN merupakan sekolah-sekolah baru yang membutuhkan perhatian pemerintah dalam hal penambahan infrastruktur gedung.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kendari, Makmur, M.Pd., mengamini harapan wali kota tersebut. Karenanya ia meminta seluruh kepala sekolah dan guru memaksimalkan seluruh fasilitas yang ada. “Perpustakaan, laboratorium dan tambahan ruang belajar itu menjadi kebutuhan primer bagi sekolah, nah kalau sudah ada begini artinya tinggal digunakan sesuai dengan fungsinya utamanya siswa,” tutupnya. (ely/b)