Logo SMP Negeri 20 Kendari

SMP NEGERI 20 KENDARI

Daftar Berita

Reset

Semua Berita

  • Karnaval dalam rangka HUT 71 RI

    21 October 2025

    Acara ini berlangsung pada hari Senin tepatnya pada tanggal 14 Agustus 2016, diikuti oleh 300 Barisan. Antusias para peserta ini dalam menggelorakan semangat kebangsaan. Sebanyak 300 barisan itu memilih busana pejuang 45. Pemerintah kota Kendari berusaha untuk membangkitkan semangat Nasionalisme melalui karnaval budaya. Pawai ini mengambil garis start di depan kantor DPRD Kota Kendari dan mengambil finish di depan kantor Walikota Kendari. Sepanjang jalan para penonton di hibur dengan lagu - lagu perjuangan, pakaian peserta beragam ada yang memakai kostum TNI, POLRI, Pencak Silat, Petani, dalam barisan ini turut pula barisan SMPN 20 Kendari, mereka menggunakan pakaian seragam pramuka dengan membawa bambu runcing yang dipimpin langsung oleh kepala sekolahnya Abdul Wahid, S.Pd., M.Pd. Tak lupa pula mereka membawa pasukan Drum Bandnya yang dibentuk bulan Maret tahun 2016, baru sekitar empat bulan yang lalu, Pawai ini merupakan penampilan perdana Drum Band siswa - siswi SMPN 20 Kendari. Drum band ini di beri nama GITA SUARA MOMAHE. Anggotanya merupakan siswa - siswi SMPN 20 Kendari yang duduk di kelas VIII dan IX, dan dilatih oleh para remaja - remaja yang memang punya potensi. Bapak Kepala sekolah sangat merespon dan memberikan suport yang sangat positif kepada siswa - siswinya yang aktif dalam segala bentuk kegiatan ekstra Kurikuler terutama Drum Band Gita Suara Momahe SMPN 20 Kendari, hal ini yang membuat siswa - siswi SMPN 20 Kendari selalu antusias dalam mengikuti setiap kegiatan Ekskul.

    Baca Selengkapnya β†’
  • Peresmian SMP Negeri 20 Kendari oleh Bapak Walikota Kendari

    21 October 2025

    Kendari, (Antara News) - Wali Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Asrun meresmikan penggunaan tiga sekolah negeri baru di kota itu yakni SMA 10 Kendari, SMP 19 Kendari, dan SMP 20 Kendari. Peresmian tersebut dipusatkan di kompleks SMP 20 Kendari yang terletak di Jalan Ruruhi Kelurahan Rahandouna Kecamatan Poasia dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kendari, Kasman Arifin, para kepala sekolah dan dewan guru tiga sekolah itu. "Peresmian tiga sekolah negeri ini merupakan momentum dalam upaya mencari solusi mengatasi kekurangan ruangan belajar di Kendari, dan memperpendek jarak peserta didik dengan sekolahnya," kata Asrun saat membacakan sambutan. Menurut Asrun, perkembangan kota yang begitu cepat, orang masuk ke Kendari cukup tinggi, sehingga muncul tantangan pemerintah untuk siapkan prasarana seperti fasilitas pendidikan. "Tetapi yang menjadi kendala selama ini adalah masalah lahan yang mahal. Kadang ada yang tawarkan untuk tanah hibah, tetapi belakangan malah menggugat tanah yang sudah dihibahkan tersebut," katanya. Asrun meminta kepada Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kendari untuk segera menyelesaikan proses administrasi tanah tempat sekolah itu berdiri untuk disertifikatkan. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kendari, Kasman Arifin, melaporkan bahwa tiga sekolah itu dibangun menggunakan dana APBN anggaran 2013, tetapi baru rampung 2014. "Bangunan ini dikerjakan sekitar enam bulan lalu. Meskiun menggunakan dana APBN, tetapi pembebasan lahannya menggunakan APBD Kendari," katanya. Walaupun baru diresmikan gedungnya katanya, tetapi izin operasional tiga sekolah itu sudah dibuka mulai tahun lalu, sehingga siswanya dititipkan ke sekolah terdekat. "Siawa SMA 10 terletak di Jalan Boulevart Kelurahan Mokoau Kecamatan Kambu, siswanya saaat itu dititip di SMA 2 Kendari, sedangkan SMP 19 terletak di Kelurahan Wuawua Kecamatan Wuawua, siswanya saat ini dititp di SMP 17 dan SMP 4 Kendari, kemudian siswa SMP 20 Kendari dititip di sekolah terdekat," katanya. SMP 20 Kendari katanya, menghabiskan dana Rp1,3 miliar, SMP 19 Kendari sebanyak Rp1,1 miliar dan SMA 10 Kendari Rp1,6 miliar.

    Baca Selengkapnya β†’
  • Latihan Dasar Kepemimpinan siswa (LDKS)

    21 October 2025

    SMP Negeri 20 Kendari pada tahun Pelajaran 2016/2017 ini melaksanakan kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS). LDKS ini diikuti sekitar 60 orang siswa yang terdiri dari 48 siswa sebagai peserta dan 12 siswa merupakan panitia, serta 8 guru sebagai pendamping. Kegiatan ini berlangsung selama 2 hari sejak tanggal 24 - 25 September tepatnya dimulai sejak hari Sabtu jam 07.00 hingga berakhir hari minnggu jam 13.00, bertempat di Asrama Yonif 725 Woroagi Boro - boro. Dalam kegiatan tersebut di buka langsung oleh bapak Kepala SMPN 20 Kendari. dalam sambutannya Abdul Wahid, S.Pd., M.Pd. berharap agar kegiatan ini berjalan lancar dan siswa - siswi dapat menjalin silaturohmi, mendapat ilmu tentang wawasan, lebih mengenal lingkungan, membangun percaya diri serta mampu menganalisa kemampuan diri. Latihan Dasar Kepemimpinan ini diisi dengan latihan baris berbaris, materi tentang wawasan kebangsaan, out bound serta Apresiasi dan pentas seni. Para peserta sangat antusias dalam mengikuti kegiatan ini, tujuan kegiatan ini adalah agar siswa memiliki kedisiplinan yang tinngi dan mempunyai mental kepemimpinan.

    Baca Selengkapnya β†’
  • Tujuh SMPN Terima Bantuan Fasilitas Pendidikan

    21 October 2025

    KendariNews.com, Kendari β€” Fasilitas pendidikan adalah salah satu bagian penting yang perlu diperhatikan. Keberadaan sarana dan prasarana ini, akan mendukung terwujudnya proses belajar-mengajar yang kondusif. Menyadari hal itu, Pemkot Kendari intens meningkatkan sarana edukasi setiap tahunnya. Tahun 2015 ini, tujuh sekolah memperoleh penambahan gedung dan perlengkapan belajar. Itu ditandai dengan peresmian fasilitas sekolah yang terpusat di SMPN 15 Kendari oleh Wali Kota Kendari H. Asrun, M.Eng, Kamis (27/8) lalu. Penambahan fasilitas itu, kata Asrun, diharapkan bisa diikuti dengan pengkatan mutu pendidikan di metro. Sebab tujuan utama pengalokasian anggaran untuk infrastruktur pendidikan yang utama adalah mempercepat perwujudan Kota Kendari sebagai Smart City yang harus ditopang oleh Sumber Daya Manusia yang handal. β€œSaya selalu berprinsip penyediaan sarana dan prasana adalah modal untuk memacu pembangunan disemua sektor, makanya kalau ada anggaran selalu kita maksimalkan untuk pembangunan itu,” terangnya. Adapun tujuh sekolah yang menerima bantuan pembangunan infrastruktur laboratorium, perpustakaan dan ruang kelas belajar adalah SMPN 6, SMPN 10, SMPN 12, SMPN 14, SMPN 15, SMPN 17 dan SMPN 20 Kendari. Menurut Alumnus Universitas Brawijaya Malang itu, ke tujuh SMPN merupakan sekolah-sekolah baru yang membutuhkan perhatian pemerintah dalam hal penambahan infrastruktur gedung. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kendari, Makmur, M.Pd., mengamini harapan wali kota tersebut. Karenanya ia meminta seluruh kepala sekolah dan guru memaksimalkan seluruh fasilitas yang ada. β€œPerpustakaan, laboratorium dan tambahan ruang belajar itu menjadi kebutuhan primer bagi sekolah, nah kalau sudah ada begini artinya tinggal digunakan sesuai dengan fungsinya utamanya siswa,” tutupnya. (ely/b)

    Baca Selengkapnya β†’
  • Penyuluhan Bahaya Rokok di SMP Negeri 20 Kendari

    21 October 2025

    Jumlah perokok usia remaja di Indonesia terus meningkat. Secara keseluruhan, Indonesia menempati peringkat ketiga di dunia sebagai jumlah perokok terbanyak setelah China dan India. Celakanya, di Indonesia hingga kini menunjukkan tren peningkatan jumlah perokok dari kalangan remaja. Data dari Kementerian Kesehatan menunjukkan, prevalensi perokok remaja pada tahun 2013 naik menjadi 19 persen. Jumlah perokok anak makin tahun semakin meningkat. Bahkan selama 12 tahun diperkirakan jumlah perokok anak meningkat 6 kali lipat.Tren perokokanak dan remaja semakin mengkhawatirkan. Bila dibandingkan, data Riskesdas 1995 menunjukkan ada 71.126 perokokanak di Indonesia (10-14 tahun), sedangkan tahun 2007 meningkat menjadi 426.214 orang. Sedangkan untuk remaja (15-19 tahun), data Riskesdas 2010 menunjukkan 19 persen remaja Indonesia telah merokok. Data tersebut juga menunjukkan, karakter perokok Indonesia yang biasanya sudah mulai menghisap tembakau pada usia 14-19 tahun. Ironisnya budaya merokok saat ini bukan saja terjadi pada kaum laki-laki, namun juga terjadi di kalangan kaum perempuan. Menurut Data Kemenkes menunjukkan, dari 2000 sampai tahun lalu jumlah perokok juga makin melebar di kalangan perempuan. Empat persen dari total jumlah perokok Indonesia adalah kalangan hawa. Berdasarkan data dari badan kesehatan dunia di bawah PBB, WHO, jumlah perokok di Indonesia tiap tahunnya mencapai 400 ribu orang. Melihat perilaku remaja saat ini dimana merokok bukanlah sesuatu yang asing lagi namun sudah menjadi sesuatu yang lumrah, maka untuk mencegah semakin meningkatnya konsumsi rokok dikalangan remaja mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Halu Oleo (UHO) mengadakan kegiatan penyuluhan tentang "Bahaya Rokok" pada siswa/siswi tingkat SMP di kota Kendari. Penyuluhan ini bertujuan untuk mempromosikan tentang bahaya rokok bagi tubuh. Penyuluhan dilakukan di tingkat SMP karena seperti yang kita lihat pada zaman sekarang merokok bukan hanya terjadi di kalangan orang dewasa namun sudah marak di kalangan anak remaja. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 15 - 17 april 2014, yang tersebar di 6 SMP di kota Kendari yaitu SMPN 4 Kendari dan SMPN 12 Kendari yang terletak di Kecamatan Baruga, SMPN Muhammadiyah di Kecamatan Kendari Barat, SMPN 10 Kendari dan SMPN 15 Kendari di Kecamatan Kambu, dan SMPN 20 Kendari terletak di Kecamatan Poasia. Dalam kegiatan penyuluhan ini total jumlah responden yaitu 218 siswa. Media yang digunakan yaitu berupa slide, poster, brosur, pin dan video. Terlihat jelas antusias dari para siswa dan siswi selama kegiatan ini berlangsung, sesekali ada beberapa siswa yang ikut berpartisipasi menanyakan tetang hal-hal yang tidak mereka mengerti tentang bahaya rokok. Pendapat dari salah satu siswa bernama Fia mengenai kegiatan penyuluhan ini " kegiatan penyuluhan ini sangat bermanfaat bagi kami, karena kami siswa/siswi tingkat SMP masih minim pengetahuannya tentang bahaya rokok, sehingga dengan adanya kegiatan penyuluhan ini dapat menambah pengetahuan kami tentang bahaya yang dapat ditimbulkan oleh rokok bagi tubuh". Dari hal tersebut dapat disimpulkan bahwa penyuluhan yang dilakukan banyak memberikan pengetahuan yang lebih tentang bahaya rokok, baik itu perokok aktif maupun perokok pasif yang belum pernah mereka dapatkan sebelumnya. Kegiatan ini juga disambut positif oleh pihak sekolah dan mereka berharap kegiatan ini dilakukan bukan hanya sekali tetapi dapat dilakukan secara berulang untuk menumbuhkan kesadaran penuh tentang bahaya rokok pada siswa dan siswi khususnya di tingkat Sekolah Menengah Pertama. "Kegiatan ini belum pernah dilakukan oleh mahasiswa manapun, dan saya sangat senang dan sangat mengapresiasi kegiatan ini. Saya juga mengharapkan banyak dampak positif setelah penyuluhan ini dilakukan" ujar Kepala Sekolah SMPN 12 Kendari bapak Drs. Muhammad Saleh." Setelah kegiatan penyuluhan ini, diharapankan agar terjadi perubahan positif baik dari segi pengetahuan maupun perubahan perilaku khususnya kepada siswa dan siswi maupun remaja yang saat ini sudah mengkonsumsi rokok. Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/yusriani/penyuluhan-bahaya-rokok-pada-siswa-siswi-smp-di-kota-kendari_54f6debda3331104568b4c15

    Baca Selengkapnya β†’
← Sebelumnya 1 2 Berikutnya β†’